BKPSDM Kota Pontianak selenggarakan Kegiatan Pemetaan Potensi dan Kompetensi bagi ASN Jabatan Fungsional Tertentu (JFT)
Pontianak - Bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak, Selasa (03/11/2025), BKPSDM Kota Pontianak selenggarakan Kegiatan Pemetaan Potensi dan Kompetensi ASN Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Menurut Yuni Rosdiah, “Tujuan dilaksanakannya kegiatan Pemetaan Potensi dan Kompetensi ASN Jabatan Fungsional atau assessment bagi Pejabat Fungsional tertentu di Lingkungan pemerintah Kota Pontianak pada dasarnya adalah untuk memastikan bahwa setiap Pejabat Fungsional Tertentu atau ASN yang menduduki Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) memiliki kompetensi, potensi, dan kinerja yang sesuai dengan tuntutan jabatan,”jelasnya.

Lebih lanjut Yuni menyampaikan, “secara umum, assessment ini dilakukan untuk tujuan memetakan Kompetensi Individu. Mengetahui tingkat penguasaan kompetensi teknis, manajerial, dan sosial-kultural yang dimiliki masing-masing ASN Jabatan Fungsional sehingga dapat dibandingkan dengan standar jabatan,”ungkapnya.
Pemetaan Potensi dan Kompetensi ASN Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Pontianak juga untuk menentukan Kesiapan dalam Pengembangan Karier,’jelas Eva Suryani selaku Kabid Disiplin BKPSDM.
Dalam kegiatan ini kami menggandeng pihak PT. Persona selaku Assesor nya, ‘jelas Eva.
.jpeg)
Lebih jauh eva menjelaskan, “Pemetaan Potensi dan Kompetensi atau Asesmen ini juga menjadi dasar atau data dukung bagi Tim Penilai Kinerja merekomendasi seorang JFT untuk kenaikan jenjang jabatan fungsional, promosi, rotasi penugasan, pemberian tugas tambahan sebagaimana yang tercantum dalam Permenpan RB Nomor 1 Tahun 2023 tentan Jabatan Fungsional,”jelasnya
Asesmen bagi Pejabat Fungsional Tertentu juga bertujuan untuk menyediakan Dasar Pengambilan Keputusan yang Objektif. Hasil assessment tentunya merupakan data yang akurat dan terukur sehingga keputusan terkait pembinaan karier ASN tidak hanya berdasarkan penilaian subjektif atasan.

Dengan dilaksanakan nya asesmen bagi BKPSDM dapat mengidentifikasi Kebutuhan Pengembangan Kompetensi karna hasil assessment menunjukkan area kompetensi yang masih lemah sehingga dapat dirumuskan rencana pelatihan, coaching/mentoring, pengayaan tugas, program peningkatan kapasitas lainnya.
Dan yang tak kalah penting bahwa Hasil juga digunakan untuk mendukung penerapan dan pelaksanaan Manajemen Talenta. Asesmen sangat membantu pemerintah daerah dalam menyusun talent pool bagi ASN pada Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) yang berpotensi tinggi, sehingga dapat dipersiapkan untuk peran strategis di masa depan. Selain tentunya untuk meningkatkan Profesionalisme dan Kinerja ASN dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing, dan tentunya untuk menjamin Mutu Layanan Publik.
ASN pada Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) yang terukur kompetensinya dapat memberikan layanan yang lebih tepat, cepat, dan berkualitas sesuai standar profesinya.
(Fdl/Risk/TPWBKPSDM)
