thumb

Pemkot Pontianak selenggarakan Pelatihan Dasar bagi 338 CPNS

Pemerintah Kota Pontianak melalui BKPSDM Kota Pontianak  bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Kalimantan Barat secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2025. kegiatan yang telah dibuka sejak 1 Juli 2025.akan berakhir hingga November 2025 yang keseluruhan rangkaian kegiatan untuk pembelajaran klasikal dilaksanakan di BPSDM Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan latsar ini menandai dimulainya perjalanan 338 CPNS baru dalam mengemban tugas sebagai abdi negara di Lingkungan Pemerintah Kota Pontianak.

Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Dasar CPNS ini dibagi kedalam 4 Gelombang Kegiatan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Pontianak, Yuni Rosdiah saat memberikan pengarahan pada pembukaan pelatihan ini mengemukakan, "Pelatihan Dasar CPNS bukanlah pelatihan biasa karena merupakan investasi besar dalam rangka pengembangan kompetensi SDM yang berintegritas dan profesional agar CPNS nantinya menjadi pelayan publik yang transparan, akuntabel, dan anti korupsi," ujar Kepala BKPSDM. Yuni juga menambahkan bahwa predikat PNS membawa kehormatan dan tanggung jawab untuk menjadi pelayan publik yang bersih dan akuntabel.

Pelaksanaan Latsar CPNS T.A. 2025 akan dibagi menjadi  4 agenda utama . Agenda yang akan dipelajari yaitu: sikap perilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS, kedudukan dan peran PNS untuk mendukung terwujudnya smart governance, dan habituasi. Tahapan pembelajaran yang akan berlangsung, yaitu: pembelajaran mandiri, e-learning pertama, aktualisasi di unit masing-masing, e-learning tahap kedua, dan ditutup dengan sesi klasikal di BPSDM Provinsi Kalimantan Barat.

Penilaian akan dilakukan terhadap sikap perilaku peserta selama mengikuti pelatihan, penguasaan akademik melalui ujian dan penugasan, keberhasilan aktualisasi di unit kerja, serta penguatan kompetensi yang terlihat dari peningkatan kapasitas dan kinerja CPNS. Evaluasi komprehensif ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap CPNS memiliki kualifikasi yang mumpuni, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun etika. Penyematan tanda peserta secara simbolis menandai dimulainya komitmen para CPNS dalam mengikuti pelatihan ini.

Lebih lanjut Yuni Rosdiah menjelaskan bahwa kegiatan Latsar ini memiliki tujuan yang jauh lebih besar yakni menumbuhkan sikap mental profesionalisme dan menjadi titik awal perjalanan panjang sebagai ASN. Ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan fondasi untuk membentuk karakter dan etos kerja seorang abdi negara. 

Yuni Rosdiah juga menekankan agar para peserta Latsar dapat mempelajari tugas pokok dan fungsi Perangkat Daerahnya serta jabatan masing-masing peserta. "Bapak Ibu ditempatkan pada jabatan yang sudah dilamar, Bapak Ibu harus mempelajari tugas pokok fungsi Perangkat Daerahnya, kemudian tugas pokok dari jabatannya masing-masing, karena kinerja individu berpengaruh langsung terhadap kinerja organisasi atau institusi,” terangnya. Ini adalah pengingat penting bahwa setiap individu adalah bagian dari sebuah sistem yang lebih besar. Kinerja Anda, sekecil apa pun, akan berkontribusi pada pencapaian tujuan organisasi. Pemahaman mendalam tentang peran Anda dalam organisasi adalah kunci untuk memberikan kontribusi yang maksimal,’jelasnya.

Poin paling krusial yang ditegaskan Yuni Rosdiah adalah bahwa kegiatan Latsar ini bukan hanya untuk memenuhi kewajiban dan syarat diangkat menjadi PNS. Itu hanyalah aspek formalitasnya. Yang terpenting adalah Latsar menjadi momen transformasi menjadi aparatur sipil yang unggul.

 

(Fdl/Risk/TPWBKPSDM)