thumb

Tiga Pilar Penting Profesionalisme ASN

Tiga Pilar Penting Profesionalisme ASN 

 1. Menjaga Nama Baik Citra ASN dan Citra Institusi 

Ini adalah fondasi integritas. ASN adalah representasi negara di mata masyarakat. Setiap tindakan, setiap perkataan, mencerminkan citra institusi tempat ASN  bernaung dan bekerja. Menjaga nama baik berarti menjunjung tinggi etika, menjauhi praktik KKN, dan selalu bertindak jujur serta transparan. Ini adalah tentang membangun kepercayaan publik terhadap birokrasi. 

2. Menjadi ASN yang Terus Belajar dan Mengembangkan Potensi

Dunia terus berubah, dan tantangan yang dihadapi negara pun semakin kompleks. Seorang ASN tidak boleh berhenti belajar. Seorang ASN memulainya dari saat masih berstatus Calon dengan mengikuti Pelatihan Dasar bagi CPNS dan orientasi bagi PPPK. Latsar dan Orientasi bagi PPPK adalah awal, tetapi proses pengembangan diri harus terus berlanjut. Ini berarti proaktif mencari pengetahuan baru, mengasah keterampilan, dan beradaptasi dengan inovasi. Hanya dengan begitu, seorang ASN bisa memberikan pelayanan terbaik yang relevan dengan kebutuhan zaman. 

3.Menanamkan Semangat Melayani Masyarakat:

Inilah esensi dari profesi ASN. ASN adalah abdi masyarakat, bukan penguasa. Setiap kebijakan, setiap layanan, harus berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat. Semangat melayani berarti responsif, empati, dan berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Ini adalah panggilan untuk mendedikasikan diri sepenuhnya pada tugas mulia sebagai pelayan publik. 

 

(Fdl/Risk/TPWBKPSDM)